Karawang – Langkah memperkuat kiprah kalangan intelektual Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Karawang mulai direalisasikan melalui pembentukan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Karawang. Proses pembentukan organisasi tersebut berlangsung dalam sebuah musyawarah yang digelar di Rumah Makan Alam Sari, Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang, pada Rabu (17/6/2026).
Inisiatif pembentukan ISNU Karawang digagas oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang, Deden Permana. Upaya ini dilakukan sebagai strategi untuk menghimpun para sarjana dan akademisi Nahdliyin agar dapat mengambil peran lebih besar dalam pengembangan organisasi sekaligus mendukung pembangunan masyarakat.
Ketua Pengurus Wilayah ISNU Jawa Barat, Ulfiah, menekankan bahwa kepengurusan yang terbentuk nantinya harus diisi oleh individu-individu yang memiliki dedikasi tinggi dan kesiapan untuk menjalankan organisasi secara aktif. Menurutnya, posisi pengurus bukan sekadar jabatan formal, tetapi merupakan amanah yang menuntut komitmen waktu, tenaga, pemikiran, hingga dukungan sumber daya demi kemajuan organisasi.
“Saya tidak akan menerbitkan SK apabila calon pengurus, terutama ketua, sekretaris, dan bendahara, belum menunjukkan komitmen kuat untuk berkhidmat di ISNU,” tegasnya.
Sebelum menetapkan tim formatur, Ulfiah mengaku telah melakukan wawancara langsung terhadap sejumlah calon guna memastikan kesungguhan mereka dalam mengelola organisasi. Ia juga mengingatkan bahwa setelah kepengurusan terbentuk, ISNU Karawang harus segera menyusun program kerja dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan sampai organisasi sudah terbentuk tetapi tidak bergerak. Pengurus harus segera bekerja dan menjalankan program,” ujarnya.
Dalam forum musyawarah tersebut, Hairudin dipercaya sebagai ketua formatur yang bertanggung jawab menyusun struktur kepengurusan ISNU Kabupaten Karawang.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang, Deden Permana, berharap ISNU dapat menjadi ruang strategis bagi para sarjana Nahdlatul Ulama untuk menyalurkan gagasan, pemikiran, dan kontribusi konkret dalam mendukung kemajuan organisasi maupun pembangunan daerah. Ia juga meminta tim formatur menyusun kepengurusan secara matang dengan mempertimbangkan kapasitas, kompetensi, serta rekam jejak para calon pengurus.
“Silakan tim formatur menyusun kepengurusan yang solid dengan memilih figur-figur yang memiliki kemampuan dan latar belakang yang jelas. PCNU Karawang siap memberikan dukungan apabila diperlukan,” katanya.
Pembentukan ISNU Kabupaten Karawang diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kaum intelektual Nahdlatul Ulama dalam menjawab berbagai persoalan sosial, pendidikan, ekonomi, dan pembangunan di Karawang. Kehadiran ISNU juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi para sarjana Nahdliyin dalam menghadirkan gagasan-gagasan strategis yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat kontribusi NU dalam pembangunan daerah.

